Angga, begitu panggilan akrab buatmu, saat ini apa yang sedang terjadi dengan dirimu, apa yang mengganjal di hatimu? Coba ungkapkan dengan jujur.
Angga……… masih adakah rasa sayang mu buat orang tuamu, kau masih belum berubah entah kenapa?
Mama, bayangkanlah wajah mama setiap kali kamu ingin berbuat yang mama tidak suka, bayangkan bagaimana mamamu membanting tulang untuk membesarkan dan mendidikmu. Tidak pernah kau dengar keluh kesah dari mama semua dilakukan karena kasih sayang, cinta dan berharap kau tumbuh berkembang menjadi pribadi yang baik.
Rangga, sekarang coba renungkan betapa perjuangan mama buat dirimu. Sembilan bulan kau dalam kandungannya, kemana mama pergi kau di bawa, mama bekerja, mama memasak, mama mencuci, pergi ke Dokter, kau selalu dibawa hingga saat kau dilahirkan.
Rangga, tahukah saat melahirkan mu mama cuma punya dua pilihan selamat atau tidak. Rasa sakit yang luar biasa mama tahan tanpa menangis, bersimbah darah mama tahankan demi lahirnya putera tercinta. Saat itu harapan mama semoga anaknya selamat dapat hidup meskipun harus ditebus dengan nyawa. Alhamdulillah mama dan Rangga selamat, masih dengan rasa sakit yang sangat mamamu tersenyum mendengar tangisanmu, mamamu bahagia kau hadir di dunia ini.
Rangga, saat kau mulai tumbuh, kau disusui, dipeluk dicium dan dijaga sepanjang hari, manakala kau tertidur mama setia menunggumu, tak boleh seekor nyamukpun mendekati, saat mama terkantuk-kantuk kau menangis karena kau pipis atau buang air besar, mama terbangun dan menggantikan popokmu dengan hati yang tulus, kau tidak dimarahi malah mama tersenyum. Mungkin mata mamamu terpejam hanya beberapa saat demi menjaga mu.
Saat kau berusia balita, dimanapun kau berada mama selalu mengawasi, kemanapun mama pergi kau merengek minta ikut, mama tak pernah marah.
Rangga, jadi renungkan semua itu sebelum berbuat yang tidak baik, sebelum pebuatanmu melukai hati mama, hanya itu yang mamamu mau, dan semua itu demi bekalmu dimasa depan.
Rangga pasti tau apa maksud semua ini, maka tanamkan niat mu untuk dapat berubah, kamu pasti bisa dan harus bisa jika memang kau sayang mama.
Rangga do’a untukmu selalu menyertai.