• Beranda
  • tempat mampir
  • tempat nyasar
  • tentang aku

BRAPIO LOVE’S

sepenggal catatan perjalanan untuk bercermin

Feeds:
Tulisan
Komentar

LEMBAGA HIKMAT oleh : HAMKA

Januari 16, 2008 oleh hadi arr

Sebuah buku lama kutemukan dalam rak buku milik Ayah, judul bukunya Lembaga Hikmat karangan HAMKA, sebuah kumpulan cerita pendek dari beliau yang pernah dimuat dalam majalah “Pedoman Masjarakat” tahun 1938.
Yang pertama menarik perhatian adalah harga buku itu Rp. 11,- harga tercetak pada halaman buku yang diterbitkan oleh PUSTAKA NASIONAL Medan tahun 1950, tebal 72 halaman.
Cover Polos tanpa tulisan terbuat dari karton tebal dan keras, tanpa daftar isi, tanpa kata pengantar dari penulis, prologue dari penerbit ditulis dalam ejaan lama, isi buku itu terdiri dari 10 buah cerita pendek.
1. Kehidupan Bathin dari Orang Besar
2. Babeek dan Fakir Hindi
( Buah tanganVoltaire, Pudjangga Fransch jang mashjur)
3. Kurban
4. Anak gembala jang malang
5. Imam jang ‘Adil
6. Spionnagedienst didjaman dahulu kala
(karena tanganku, bukan karena tangan ‘Amer)
7. Abu Muslim Alchurasany
8. Harun Al-Rasid dgn Fudhal bin “Ajjadh
9. Usamah bin Zaid
(General muda)
10.RASULULLAH Sebagai Seorang Diplomat
Sekarang ini saya sedang membacanya perlahan-lahan untuk menangkap alur cerita dari seorang HAMKA baik dari cerita fiksi sampai teladan dari Rasulullah, kesulitan pertama adalah hurup yang sudah agak buram, kertas yang sedikit lapuk dan ejaan yang sering kali harus saya ulang-ulang membacanya.
Insya Allah beberapa Cerpen di atas akan saya tulis kembali di blog ini dengan menggunakan ejaan aslinya tanpa saya kurangi apalagi tambahkan, mudah-mudahan akan jadi pelepas rindu bagi para pengagum HAMKA.

Ditulis dalam catatan | & Komentar

4 Tanggapan

  1. di/pada Januari 16, 2008 pada 1:46 pm goop

    Wah menarik sekali pak, ditunggu lho
    *ambil kwaci, ngemil sambil nunggu* :lol:


  2. di/pada Januari 16, 2008 pada 4:28 pm gempur

    Ehmmmm, yang asyik nikmati buku ejaan lama.. btw, lama sekali tak membaca karya sang ulama yang halus pekertinya, jadi kangen ama karya Buya Hamka..

    Saya tunggu hasil membacanya pak!


  3. di/pada Januari 16, 2008 pada 5:23 pm Sawali Tuhusetya

    wah, rupanya pak hadi nih penggemar cerpen alm. hamka juga. agaknya memang benar kata orang pak, membaca karya sastra, termasuk cerpen, bisa banyak belajar tentang makna kearifan hidup. rohani kita akan terisi makanan bergizi batin yang tinggi. salut.


  4. di/pada Januari 16, 2008 pada 8:24 pm hadi arr

    ):goop
    ):gempur
    ):Sawali Tuhusetya

    maaf saya terlambat memasukan prologue dari penerbit.



Komentar telah ditutup

  • Komentar Terakhir

    indra1082 di SELAMAT BERPUASA
    Rindu di SELAMAT BERPUASA
    laporan di SELAMAT BERPUASA
    seva di SELAMAT BERPUASA
    agorsiloku di SELAMAT BERPUASA
    kurtubi di SELAMAT BERPUASA
    gempur di SELAMAT BERPUASA
    goop di SELAMAT BERPUASA
    Sawali Tuhusetya di SELAMAT BERPUASA
    perempuan di T U M P U L…
    ubadbmarko di T U M P U L…
    Sawali Tuhusetya di T U M P U L…
    laporan di T U M P U L…
    tutinonka di T U M P U L…
    agorsiloku di T U M P U L…
  • Tulisan Terakhir

    • SELAMAT BERPUASA
    • T U M P U L
    • BBM dan Ojek
    • Pak Mista si Pedagang Sayur
    • Sumpah “PALAPA”
    • Bukan karena apa-apa
    • Kisah seorang penjahit
  • Tulisan Teratas

    • Pilka-RW
    • Pak Mista si Pedagang Sayur
  • Arsip

  • tempat tulisan

  • tempat nyambung

    • Masuk log
    • RSS Entri
    • RSS Komentar
    • WordPress.com
  • tak bersahabat

    357 komentar spam
    diblokir oleh
    Akismet
  • RUMAH CINTA

    • 4,601 penghuni

Blog pada WordPress.com.

Tema: Mistylook oleh Sadish