Posted on

DENI, yang lagi sedih

Den, membaca sms dari mu sore tadi kami semua di sini jadi was-was dan bertanya-tanya dalam hati, coba menghubungi HP mu kayanya jadi susah gak tau kenapa? yang jelas itu menjadikan kami di sini semakin khawatir, pas nyoba lewat sms ternyata bisa dan kami sedikit lega menunggu jawaban darimu, lama baru kau jawab sms kami dan isinya semakin membuiat kami menjadi lega bahkan kami tersenyum. Deni, deni bikin kalang kabut aja, yang biasa kami isi pulsa cuma 10 ribuan karena pengen ngobrol jadi belio yang 25 ribu deh.

Deni, segala sesuatu yang namanya makhluk pasti berawal dan berakhir, begitu juga dengan apa yang deni alami, hanya soal biasa dan teramat kecil jika dibandingkan dengan indahnya kehidupan yang akan Deni lalui. Kata orang bijak ambil hikmahnya, tetaplah melangkah di hadapanmu masih luas terbentang keindahan dan masa depan kita yang harus kita persiapkan sejak sekarang.

Memang akhir-akhir ini banyak timbul kekhawatiran dan rasa was-was yang teramat sangat, coba bayangkan kalau dulu kami hanya khawatir kamu terjerumus kedalam lingkungan yang tidak baik seperti narkoba atau pergaulan bebas hingga kami harus mengawasi dengan siapa kamu bergaul. Ini agak sedikit mudah sebab kami tau tingkah polah serta tindak tanduk dan pembawaaan dari teman-temanmu yang kami kenal jadi kami dengan mudah melarang atau memperingatimu untuk berhati hati dengan si A,B,C dan membiarkanmu bergaul dengan si X,Y,Z karena dia baik. Tapi sekarang ini, kami bahkan khawatir jika kau pergi menghadiri majlis taklim sekalipun, kami bertanya-tanya dengan siapa kau mengaji, dengan siapa kau ke majlis taklim. itu semua dikarenakan saat ini banyak sekali aliran-aliran yang melenakan kita yang awam ini dengan doktrin dan bahkan ayat al-Qur’an serta petikan hadist. Begitu kuatnya mereka merasuk kedalam kalbu dan pola [pikir kita yang memang dangkal pengetahuan agama, sehingga banyak yang terpesona, terkagum-kagum membenarkan ajaran yang barui kali itu didengar, harapan akan surga dan hidup bahagia menjadi salah satu penyebab orang terjungkal.

Den kami cuma mau kau berhati-hati, saat ini ajaran yang menyesatkan begitu banyak, bukan berarti kami tak suka apalagi melarang mu mengikuti pengajian atau majlis taklim, hanya pilih dan pilahlah teman-teman di sekitarmu, perbanyak pengetahuan agama, kuatkan Iman.

Deni, bujukan jiwa muda yang bersemangat, serta merasa amal kita belum banyak bisa menjadi pemikiran jalan pintas, bahwa untuk memperoleh surgaNYA bisa lewat jihad dan mati syahid, hidup selesai dan masuk surga. Den, teramat banyak contoh disekitar kita yang terperangkap dilingkaran itu, sehingga julukan TERORIS pun menjadi kebanggaan.

Oke Den, jangan lupa Shalat, perbanyak tadarus dan berdo’a, belajar masih menjadi kewajibanmu dan itu adalah ladang amal buatmu, menuntut ilmu adalah ibadah maka niatkan hanya karena ALLAH, perbanyak teman seiman Insya Allah kamu selamat.

Iklan

2 responses to “DENI, yang lagi sedih

  1. sekarang ini, kami bahkan khawatir jika kau pergi menghadiri majlis taklim sekalipun, kami bertanya-tanya dengan siapa kau mengaji, dengan siapa kau ke majlis taklim. itu semua dikarenakan saat ini banyak sekali aliran-aliran yang melenakan kita yang awam ini …

    Ya, kami pun memaklumi rasa khawatir seperti itu. Dalam pengalaman dan pengamatan kami, selama anak muda masih bersedia belajar dari berbagai aliran, itu bukan masalah besar. Masalah akan muncul bila sang anak muda yang bersemangat itu bertindak eksklusif, hanya bersedia belajar di majlis taklim A, tapi menolak menolak belajar di majlis taklim B, C, dll.

    Kami menyaksikan bahwa pada kolom blogroll di blog ini, tidak hanya nama Antosalafy yang dicantumkan, tetapi juga M. Shodiq Mustika yang sering berseberangan dengannya. Sikap inklusif (tidak eksklusif) seperti ini kami dukung dan kami puji: “Bagus!”

    Oh, ya, terima kasih telah mencantumkan nama kami di blogroll.

  2. hadi arr

    # M Shodiq Mustika

    terima kasih atas nasihatnya, hal seperti inilah yang sangat kami harapkan.
    Saya memang memasukan beberapa nama yang senantiasa “bersebrangan” pendapat untuk mengambil hikmah dan pembelajaran buat kami.
    Jangan bosan jika kami akan banyak bertanya. terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s