Posted on

suara merdu Ibuku

Di sudut sebuah rumah kulihat seorang anak yang sedang menangis dibujuk rayu oleh ibunya agar terdiam, beberapa waktu berlalu anak itu belum juga berhenti menangis, kakaknya datang menghampiri sambil berkata “Ayo, dek kakak setelin lagu kamu katahuan “,begitu terdengar lagu tersebut tangis anak tersebut kontan berhenti.
Ah, aku menarik nafas dalam-dalam di pelupuk mataku hadir kembali bayangan saat masih kecil dulu terbayang sosok Ibu manakala membujuk adik ku yang menangis. Ibu akan duduk bersandar pada dinding dan berselonjor, diletakan bantal di kedua kakinya direbahkan adiku di situ dan ibu pun mulai bernyanyi dengan penuh kasih sayang dan dengan suara yang lembut sambil menggoyang kan kaki kekiri ke kanan sangat hati-hati.
Dung indung kepala lindung
Hujan di Udik di sini mendung
Anak siapa Pakai kerudung
Mata melirik kaki tersandung
Asam kandis asam gelugur
ketiga asam riang-riang
menangis di pintu kubur
teringat diri tidak sembahyang
Aduh aduh siti aisah
mandi di kali kainnya basah
tidak sembahyang tidak puasa
di alam kubur mendapat siksa
Biasanya tangis adiku akan berhenti dan tertidurlah dia terbius kasih sayang dan suara merdu ibu yang keluar dari hati sanubari yang tulus, kata-kata yang tertanam sampai saat ini.  
Ibu, setiap pagi kamipun kerap terbangun oleh suara merdumu yang membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an sesuatu yang selalu Ibu lakukan sambil menunggu saat shalat shubuh, maafkan kami jika saat ini kami menitikan airmata mengenang semua yang terajut indah dalam sanubari kami, sesuatu yang sampai saat ini belum mampu kami lakukan buat anak-anak kami seperti yang Ibu teladani.
Ibu, jika kami sampai saat ini masih menitikan airmata bukan kami tak rela melepas kepergianmu namun kenangan indah bersamamu begitu banyak tertanam dalam sanubari kami.
YA, ALLAH AMPUNILAH DOSA KEDUA ORANG TUA KAMI SAYANGILAH MEREKA SEBAGAIMANA MEREKA MENYAYANGI KAMI SEJAK KECIL, AMIIN 
Iklan

9 responses to “suara merdu Ibuku

  1. Sayap KU ⋅

    Pertamax …..

    -Ade-

  2. Sayap KU ⋅

    Ade gak pernah denger suara Ibu … semoga Ibu bahagia disana dan bahagi melihat Ade tumbuh besar disini.

    -Ade-

  3. Sayap KU ⋅

    Hetrixxxx sekaliah ah … aih Ade.

  4. hadi arr

    Ade 1
    pertamax kan lebih mahal De!
    Ade 2
    Pasti De, ibu mana yang tak bahagia melihat anaknya tumbuh, pintar, pengasih dan cantik (bukan rayuan lho)
    Ade 3
    Ada Ade hetrixxx, tanda semangat Ade yang tak pernah padam, tetap semangat!!!!

  5. goop

    Amiennn….

    menyadarkan sobat, pada kasih sayangnya yang akan terus sepanjang jalan, terima kasih 😀

  6. kurtubi

    Ibu sayangnya tanpa akhir yaa… saya iku mengamini …

  7. DENI

    jadi kangen………..

  8. Orang Jawa bilang, Ibu kuwi pengeran sing katon, “Ibu adalah Tuhan yang tampak”. Agaknya, idiom ini ingin menegaskan betapa pentingnya kehadiran seorang ibu dalam peradaban umat manusia. Tak ada seorang pun yang bisa mengelak besarnya jasa dan pengorbanan seorang ibu, kecuali Malind Kundang.
    Sesekali memang kita perlu mengenang sosok ibu setelah kita dewasa, ya, Mas?

  9. hadi arr

    # uncle goop
    itulah Ibu, tiada letih, tiada keluh

    # kurtubi
    terimakasih, insya Allah diridhoi.

    # DENI
    makanya, kalau pulang jangan keluyuran terus

    # Sawali Tuhusetya
    aku sering sekali mengenang ibuku.
    malin kundang tendang aja deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s