Posted on

Pilka-RW

Minggu akhir tahun 2007 lingkungan Aboy mengadakan pemilihan ketua RW untuk masa bakti 2007-2010, pesta demokrasi terbesar di tingkat RW ini mendapat cukup perhatian dari warga, sayangnya format pemilihan ketua RW kali ini masih menggunakan aturan lama, dimana yang berhak memilih adalah ketua RT beserta staff (sekretaris dan Bendahara) ditambah 2 orang tokoh masyarakat dari masing-masing RT jadi setiap RT diwakili oleh 5 pemilih, total jendral jumlah 60 suara dari 12 RT yang ada. Meski demikian di halaman Madrasah warga penuh sesak dengan tekun mengikuti jalannya pemilihan.

12 calon dari masing-masing RT diberikan kesempatan membeberkan visi dan misi dalam waktu yang hanya 5 menit, 8 dari calon yang ada hanya mengatakan “Saya siap menjalankan tugas bila terpilih”(kurang lebih begitu), sedangkan 2 calon tidak tampil entah karena grogi atau tidak berminat untuk itu yang jelas saat dipersilahkan sang calon hanya menjawab “Pass, lanjut saja ke calon yang lain” warga tertawa ditingkahi ucapan-ucapan yang menggelitik. Seorang calon lagi memberikan janji akan membersihkan lingkungan dari NARKOBA, sedangkan RW yang lama seperti memberikan laporan-laporan seputar 3 tahun masa baktinya.

Hasil akhir menunjukan ketua RW lama terpilih kembali dengan 31 suara, seorang calon mendapat 8 suara, 3 orang lainnya 2 suara dan selebihnya abstain. Dalam sambutannya Wakil dari kelurahan menyinggung 15 suara yang abstain yang sangat mengherankan beliau dalam tingkatan RW saja 25 persen pemilih tidak mampu menentukan pilihan apalagi mereka tidak lain adalah staff RT dan tokoh masyarakat di lingkungannya, beliau juga menyayangkan tidak tampilnya calon-calon pemimpin dari kalangan usia muda dan tidak ada pembaruan apa-apa, calon yang tampil sebagian besar adalah calon yang 3 tahun silam juga diajukan, beliau sangat khawatir ini adalah bentuk ketidak pedulian masyarakat akan lingkungan.

Pemilihanpun usai, wargapun kembali kerumah dengan perasaan masing-masing, seolah tak ada peristiwa penting hari itu, sementara di tempat pemilihan panitia menyediakan konsumsi yang lumayan banyak, dan hari itupun benar-benar berpesta nampaknya tak ada yang ambil pusing dengan hasil pemilihan kali ini.

Iklan

11 responses to “Pilka-RW

  1. Walaupun masih ketua yang lama, mudah-mudahan tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya..

    # mudah-mudahan begitu, amin.

  2. nah itu baru pesta rakyat ^ ^
    jangan habis pesta… langsung musuhan.
    ga baik, iya kan ^ ^

    #Yah tempat kami memang damai

  3. goop

    Sepertinya seru ya, pemilihan ketua RW disana 😆

    # selalu seru ! apalagi pas acara makannya :lol:

  4. kurtubi

    Benar paman Goop, sedang bertetanggaan dengan Pak Hadi…
    seru banget kelihatannya, sebab di tempatku cuma 3 calon asalnya 6 tapi pada mundur termasuk saya… 🙂

    # dari 12 yang bener kampanye ya cuma 2 orang itu Pak Kurt 😐

  5. pr4s

    Jangan-jangan si Om ketua RW-nya. Semangat ya…

    # malah saya yang bilang Pass 🙂

  6. kok banyak yang mosting ttg pemilihan ketua RW, yak, hehehehe 😆 emang pak hadi sekampung sama mas kurt, yak! *halah* kok dalam pemilihan ketua RW malah lebih asyik pestanya ketimbang hasil pemilihannya, ya, pak?

    eh, jangan-jangan bener tetanggaan nih, begitulah di tempat saya 🙂

  7. gempur

    Halah, kok banyak yang bilang pak kurt bertetangga ama pak hadi arr.. hehehehhehehe… andai saja gak baca komen2 di sana sini, saya pasti menyimpulkan “YA”

    Tapi, herannya, kok ya sama-sama RW lama yang menang ya?! hehehehehehehe

    # sama-sama percaya sama yang pengalaman kali… 🙂

  8. Mardies

    Jadi rakyat tidak ikut milih, ya? Eh, tapi memang lebih baik gitu. Kalo semua ikut milih kan dananya gede. Kalo dananya gede kan Om Hadi para pejabat RT-RW bisa kecipratan.

    # katanya sih PERDA nya begitu

  9. aroengbinang ⋅

    jadi ketua rt atau rw saja gak pada mau ya, mungkin maunya jadi ketua republik ini :). politik rt dan rw masih sederhana, namun bisa bikin pusing juga. nah, apalagi politik negara…

    # iya pusing banget pastinya, ketua RT di DKI sekarang dapat dana bantuan operasional lho

  10. antarpulau ⋅

    sayangnya format pemilihan ketua RW kali ini masih menggunakan aturan lama, dimana yang berhak memilih adalah ketua RT beserta staff (sekretaris dan Bendahara)

    ————
    wah asyik…
    berarti siapa yg ‘deket’ sama RT bisa jadi kandidat nih…. 🙂

  11. bedh

    gimana yang milih nggak abstain yang di calonin aja abstain kok huhuhuhuhu
    seru sepertinya yah…
    ntar kalo ada acara beginian di tempat kontrakan liat ah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s