T U M P U L

sebuah kata dalam bahasa Indonesia dalam arti yang sangat sederhana adalah tidak tajam, namun bukan berarti tidak bisa melukai. Sebilah pisau tua yang lama tidak diasah kemungkinan besar akan menjadi tumpul dan tentu saja tidak tajam, namun masih bisa melukai.

Lalu apa sih yang saya fikirkan sekarang……………. otak saya menjadi tumpul dan tidak tajam lagi tetapi senantiasa akan bisa melukai. halah mau apa sebenarnya dengan kata tumpul kok saya menjadi sangat terganggu dengan kata itu.

Begitulah saat ini kondisi saya, setelah lama tidak kongkow di blog, seolah saya memang menjadi tumpul, lho wong untuk memberikan komen aja saya nggak mampu, mencerna makna tulisan dari rekan-rekan saja rasanya mumet banget, apalagi kalau mau mencoba nulis, halah-halah. Dengan otak yang rasanya lagi tumpul ini saya jadi khawatir kalau komentar dan atau tulisan saya justru melukai orang lain.

Maka dari itulah saya hanya diam seribu bahasa, suatu sikap yang menurut saya akan sangat bijak diambil dalam kondisi saya sekarang ini, tak akan ada yang terlukai dengan tulisan dan atau komentar saya, namun hari ini semua menjadi makin membingungkan buat saya, di balik cover sebuah buku yang sedang saya bersihkan terdapat tulisan tangan dari almarhum Ayahanda, ” ORANG YANG TIDAK AKAN PERNAH BERBUAT KESALAHAH ADALAH ORANG YANG TIDAK BERBICARA DAN TIDAK MELAKUKAN APA-APA, TETAPI ITU MERUPAKAN SEBUAH KEKELIRUAN YANG SANGAT BESAR “.

Lalu dengan otak yang memang sedang tumpul saya mencoba untuk memaknai dan mengambil arti yang terkandung dalam kata-kata itu. yah benar sekali ternyata saya telah keliru besar, mencoba, terjatuh, bangkit, memcoba lagi, terjatuh lagi dan bangkit lagi meski dengan luka akan lebih baik rasanya dibanding tidak melakukan apa-apa.

Salam hangat buat semua rekan blogers, salut dengan konsistensi dan jutaan ide yang tak pernah habis apalagi terputus, izinkan saya mencoba hahahaha.

BBM dan Ojek

Sapaan ramah para tukang ojek selalu akan terdengar jika ada KRL (Kereta Rel Listrik) yang merapat di salah satu stasiun dan menurunkan penumpangnya untuk melanjutkan perjalanan dengan sarana transportasi yang lain, pagi hari adalah waktu yang paling banyak memberikan peluang buat semua peng-ojek (ojekers) apalagi jika KRL agak sedikit terlambat maka mereka akan diperebutkan oleh karyawan yang takut kena SP atau pelajar yang takut kena sanksi. Beberapa pengojek yang mempunyai pelanggan biasanya akan menolak secara halus dengan alasan menunggu, walau dengan perasaan kecewa sang calon penumpang bisa memaklumi.

Roni, salah seorang pengojek yang mangkal di stasiun adalah termasuk yang cukup beruntung dia mempunyai dua orang pelanggan tetap, seorang pelajar dan seorang karyawan swasta, biasanya si pelajar di antar lebih dahulu karena selain jaraknya yang lebih dekat waktu masuk pun lebih dahulu, dari dua orang ini Roni memperoleh Rp. 300.000,-setiap bulannya. Selesai mengantar dua pelanggannya itu Roni kembali ke Stasiun tempatnya mangkal, paling tidak sampai menjelang tengah hari dia bisa mengantar 3 atau 4 orang penumpang dari hasil inilah Roni membiayai Rumah Tangganya sedangkan hasil bulanannya akan di pegang sang Istri untuk keperluan lainnya.

Roni, ternyata adalah lulusan fakultas Ekonomi salah satu perguruan tinggi dan pernah bekerja di salah satu Bank swasta yang terlikuidasi, “Mulanya saya berharap akan kembali mendapat pekerjaan baik di Bank atau perusahaan apa saja yang sesuai dengan kapasitas saya, empat bulan baru saya menyadari kalau kewajiban saya sebagai seorang suami dan sekaligus ayah tak mengenal akan krisis ekonomi, dengan menjual kijang kebanggaan selama ini saya beli sepeda motor sisanya saya tabung untuk melunasi angsuran rumah”. begitulah Roni sedikit berkisah sambil sesekali menatap gedung-gedung tinggi di kiri Jalan. ” Di gedung ini dulu kantor saya, hebat ya Mas?” sekarang…….. inilah saya di tengah-tengah lalu lalang dan deru serta asap kendaraan, tapi Mas saya jauh lebih beruntung dibanding rekan saya yang sampai saat ini menjadi depresi.

Beberapa hari kemudian Aku bertemu lagi dengan RONI, Ojek Mas? begitu sapanya sopan dan tanpa basa-basi aku segera duduk di jok bagian belakang namun Roni tak segera menjalankan motornya malah bertanya tujuan Ku, rupanya perbincangan tempo hari tak mampu buat Roni mengenali wajah dan perawakanku. “Kita ke sebelah gedung tempat Mas Roni dulu bekerja, ingat nggak?”, dia berpaling dan seakan baru tersadar “Wah Mas yang tempo hari yaa, Mari Mas, kalau buat Mas ngak perlu di tawar-tawarin deh.

Sejak BBM Naik, banyak yang selalu bertanya ongkos ojeknya berapa kalau ke sana, kesini atau kesitu, padahal Mas saya hanya minta lebih 1.000 rupiah saja tapi banyak yang mengeluh karena gaji mereka di kantor sampai saat ini belum disesuaikan, begitu alasan mereka. Gimana ya Mas penumpang ojek sekarang ini jauh berkurang, sebab untuk jarak yang tak seberapa jauh lebih banyak yang memilih bejalan kaki dan mereka lebih pagi berangkatnya, kayanya setelah BBM naik makin banyak orang yang menjadi sehat karena berjalan kaki, haha bagus juga buat mereka BBM naik, tapi beberapa hari ini saya dapat tarikan jauh-jauh Mas, karena jalan-jalan macet akibat dari para pen-DEMO BBM yang memenuhi sebagian ruas jalan, rejeki buat saya dan rugi buat penumpang saya.

“Sudah sampai Mas”, teguran Roni menyadarkan dari keterpakuanku melihat antrian kendaraan berjejer di salan satu SPBU, ternyata BBM masih terbeli juga oleh masyarakat kita………..

Sumpah “PALAPA”

Kalau saja nusantara tak pernah disatukan di bawah kerajaan Majapahit maka pastilah sang patih Gajah Mada tak kan pernah tau rasa air kelapa yang begitu nikmat menyegarkan.

Terbayangkan betapa begitu beratnya sumpah yang diucapkan Gajah Mada, nusantara kita yang penuh dengan pohon nyiur di hampir setiap pelosok negeri ini dijadikan sebagai penyemangat untuk mengemban tugas Kerajaan.

Bagitu juga dalam skala yang teramat kecil, aku berikrar pada diri sendiri takan pernah membuka blog ku atau mengunjungi teman-teman di blog sebelum aku menemukan tempat dimana aku bisa berlama-lama menelusuri dunia maya ini. sementara akses ke dunia maya begitu terbuka luas dan teramat dekat.

Meski dengan perjuangan yang tidak bisa dibilang berat, akhirnya kumulai lagi menelusuri dunia maya ini, artinya aku sudah menemukan tempat yang cukup nyaman untuk mengucapkan ” salam dan h e l l o ” buat penghuni blogsphere umumnya dan di WP khususnya.

Agak membingungkan ternyata tampilan tempatku telah direnovasi sedemikian rupa oleh Matt, meski agak canggung tapi aku yakin ini masih tempat yang dulu, saatnya untuk menjadi go-Blog lagi.

terima kasih dan mohon maaf jika tak sempat langsung berkunjung, sambil menikmati blog walking aku melihat banyak perubahan dan sandainya saja tempat ini tak kutemukan maka aku takan pernah tau bagaimana indahnya blogsphere.

1429 H, 2008 M

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

dengan bissmillahirrahmanirrahiim

saya hadi arr

mengucapkan

selamat tahun baru 1429 H

&

Selamat tahun baru 2008 M

  

untuk semua rekan di wordpress.com
Kita sama-sama berdo’a semoga tahun yad akan menjadi lebih baik buat kita semua, dan langkah kita dimudahkan sang pencipta ALLAH YANG MAHA ESA, AMIN

surat buat sijuka

Dunia maya, 24 Desember 2007

Dear  Sijuka

di – t e m p a t

 

Salam manis selalu,

Sijuka gimana keadaanmu sekarang? semoga baik-baik saja begitu juga kami di WP semua dalam keadaan sehat wal afiat, walau ada sesuatu yang kami perdebatkan (tentang kamu sijuka dkk,maaf) namun bukan berarti kami bermusuhan, tali silaturahmi kami tetap berjalan bahkan cenderung lebih erat terutama bila kami membicarakan duniamu.

Sijuka, kalau boleh berterus terang………….belakangan ini banyak yang mulai kurang menyukaimu dan ada juga yang mulai membecimu, tentu mereka punya banyak alasan dan aku harus menyampaikan ini semua kepadamu.

Sijuka, tolong kau perbaiki penampilan mu, pakailah gaun yang menutup aurat paling tidak pakailah rok yang lebih panjang dari yang kau pakai saat ini, kurangi keluar rumah tanpa muhrim apalagi kalau bersama teman laki-laki mu,  meski untuk belajar sekalipun hindarilah berdua-duaan dengan anak laki-laki.

Sijuka, tolong sampaikan pada suneo jangan sombong dengan kekayaan dan apa yang suneo miliki karena tidak semua orang seberuntung dia. Juga pada si raksasa sarankan untuk tidak berbuat anarkis dengan menindas yang lemah mengambil hak orang lain dengan paksa katakan bahwa semua itu perbuatan tidak baik, pelankan suara waktu menyanyi karena mengganggu ketenangan orang lain juga perbuatan buruk.

Sijuka, khusus nobita sampaikan saja agar rajin belajar dan memintalah selalu pada sang pencipta, jangan malas kalau disuruh ibu dan sekali-kali suruh dia ganti baju merah pasti akan lebih cakep dan wangi. Sedangkan buat doremon beri semangat agar jangan takut dengan tikus dan buang kantong ajaibnya, karena tidak semua masalah bisa diatasi dengan keajaiban, selain itu melihat kemasa depan bukan hal yang baik dan tidak ada satu mahluk pun yang mampu mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi,  kembali kemasa lalu akan mengingkari kita dengan takdir(itu dosa sijuka).

Sijuka, bukan kami menolak kehadiranmu dan kami pasti belum mampu menolak kedatanganmu dkk selagi ada yang berkenan mengundangmu, mungkin kami akan selalu menemani anak-anak kami untuk menjumpaimu, untuk hal yang satu ini kami layak berterimakasih padamu karena secara tidak langsung kami menjadi lebih dekat dengan keluarga.

Sampai disini dulu sijuka, jangan bersedih cobalah untuk berfikir tentang kekhawatiran sebagian dari kami atas kehadiranmu.

salam manis,

 

 

(pencemar mu)